Anda Diseru Menyertai Jihad Qital Demi Mengembalikan Kerajaan Islam Di Dunia Ini

Anda Diseru Menyertai Jihad Qital Demi Mengembalikan Kerajaan Islam Di Dunia Ini

~ Analisis Graf Kebangkitan Islam~

Get your own Poll! "Siapkanlah untuk memerangi mereka (iaitu untuk memerangi kafir harbi) apa saja kekuatan yang kalian mampu dan dari kuda-kuda yang ditambatkan untuk berperang (iaitu persiapan persenjataan yang hebat)(yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah dan musuh kalian serta orang-orang selain mereka yang tidak kalian ketahui sedangkan Allah mengetahuinya" (Surah al-Anfal ayat 60).
Get your own Poll! "Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu (untuk tidak berperang) hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat, dan yang hati mereka (sangat) ragu-ragu. Oleh itu mereka sentiasa bingung teragak-agak dalam keraguannya. Dan kalaulah mereka mahu keluar (untuk turut berperang), tentulah mereka menyediakan persiapan untuknya; tetapi Allah tidak suka pemergian mereka, lalu dilemahkanNya semangat mereka, dan dikatakan (oleh Syaitan): "Tinggalah kamu bersama-sama orang-orang yang tinggal" " (At-Taubah: 45-46)

Jom Dapatkan Perkembangan Blog Ni!

Khamis, 16 Disember 2010

Jihad Nafsu itu Jihad Rendah, Jihad Perang Itulah Yang Tinggi

Ini ialah hadis Shohih:

Dari Abi Sa’id al-Khudri r.a. ia mengatakan, ‘Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran maka ia harus mengubahnya dengan TANGANNYA. Jika ia tidak bisa maka ia harus mengubahnya dengan LIDAHNYA. Jika ia tidak bisa maka ia harus mengubahnya dengan HATINYA (dengan membenci kemungkaran). Dan itu adalah selemah-lemah iman.’” (H.R. Muslim)


Ada sebuah hadis dhoif yang menyatakan Nabi dan tentera Islam baru pulang dari sebuah peperangan kemudian Nabi mengatakan jihad perang hanyalah jihad kecil, manakala jihad nafsulah jihad yang besar.

Kesan Hadis ini ialah:

1_Umat Islam hilang semangat jihad.

2_Umat Islam tidak mahu berperang meskipun Palestin memerlukan kita untuk berperang

3_Umat Islam mengabaikan kekuatan pertahan dan memberi peluang kepada musuh untuk menyerang negara Islam

4_Musuh-musuh sentiasa mempercanggihkan teknologi perang untuk menyerang Islam, manakala umat Islam mengabaikan persiapan perang

5_Bumi umat Islam seperti Palestin, Afghanistan dan Iraq takkan dapat dibebaskan dan dipertahankan dari penjajahan Amerika dan Israel



1. Hadis ini tidak boleh dibuat hujjah kerana ianya dhoif menurut ahli hadis. Ia bagi saya adalah hadis maudu' kerana sanadnya bersambung dengan seorang perawi yg kazzab. Selain itu, hadis ini tidak logik kerana memperkecilkan pengorbanan, kesungguhan, dan penderitaan para mujahid di medan perang, kemudian memuliakan orang yang tidak berperang dan tidak menanggung kesusahan jihad di medan perang. Selain itu, terdapat banyak ayat Al-Quran dan Hadis-hadis Nabi yang menyuruh kita berperang. Hadis ini bercanggah dengan ayat Al-Quran dan Hadis-hadis Nabi yang sentiasa menggalakkan kita berjihad serta mengobarkan semangat jihad.

Antaranya:

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar."(At-Taubah:111)



"...Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (PERINTAH) PERANG, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pengsan kerana takut mati, dan KECELAKAANLAH BAGI MEREKA" (Muhammad:20)

“Hai nabi, kobarkanlah semangat orang-orang mukmin itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantara kamu, mereka dapat mengalahkan seribu dari orang kafir, sebab orang-prang kafir itu tidak mengerti." (A;-Anfal: 65)

Hadis Shohih>>

Dari Abu Hurairah ra., ditanyakan, Wahai Rasulullah, amal apa yang menyamai pahala jihad di jalan Allah?" Beliau menjawab, "Kalian tidak mampu melakukannya." Maka diulangilah pertanyaan itu dua kali atau tiga kali. Setiap pertanyaan itu dijawabnya, "Kalian tidak mampu melakukannya." Kemudian berkata, "Mujahid di jalan Allah itu seumpama orang yang berpuasa, yang mengerjakan shalat, dan yang membaca Qur'an, dimana ia tidak berhenti dari puasa dan shalatnya, sehingga sang mujahid pulang dari medan pertempuran." (HR. Bukhari, Muslim, Nasa'I, Ibnu Majjah, dan Tirmidzi)

Hadis Shohih>>

Dari Abdullah bin Abu Aufa ra., sesungguhnya Rasulullah saw. Bersabda, "Ketahuilah bahwa surga itu berada di bawah kilatan pedang." (HR. Bukhari-Muslim dan Abu Dawud)

Hadis Shohih>>

Dari Abu Hurairah ra., dari Rasulullah saw. Bahwa beliau besabda, "Barangsiapa mati (dalam keadaan) belum pernah berperang dan tidak terbesit dalam benaknya keinginan berperang, maka ia mati dalam keadaan munafik." (HR. Muslim dan Abu Dawud.

Rujuk: http://al-khattab93.blogspot.com/2010/09/ayat-ayat-cinta-jihad.html


Untuk pengetahuan pembaca, ramai di kalangan manusia takut berperang kerana itu mereka cenderung mencari hadis dhoif itu untuk dijadikan hujjah mereka agar mereka boleh meningggalkan peperanagn fi sabilillah. Sedangkan hadis dhoif tidak boleh dijadikan hujjah.


2. Rasulullah sendiri terlibat lebih dari 60 peperangan kecil dan besar serta baginda tidak pernah mengabaikan tuntutan berperang.Rasulullah juga menghantar pasukan tentera untuk berperang menegakkan Islam


3. Sekiranya umat Islam menumpukan jihad nafsu semata-mata apa akan jadi dengan negara umat Islam yang ditindas seperti Palestin? Sejarah sendiri telah mengajar kita cara untuk membebaskan Baitul Maqdis ialah dengan berperang seperti Saidina Umar Al-Khattab dan Solahuddin Al-Ayubi


Jadi, sidang pembaca sekelian! Bersedialah untuk berperang:

"Siapkanlah untuk menghadapi mereka (iaitu untuk berperang dengan musuh2 ALLAH seperti Amerika, Zionist dan kuncu-kuncunya) kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambatkan untuk berperang (iaitu keperluan perang yang hebat) (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah dan musuh kalian serta orang-orang selain mereka yang tidak kalian ketahui sedangkan Allah mengetahuinya" (QS al-Anfal [8]: ayat 60)..


Jadi, sidang pembaca sekelian! Kejarlah mati syahid:

Dari Abu Umairah ra. Berkata, bersabda Rasulullah saw., "Terbunuh di jalan Allah itu lebih aku sukai daripada aku memiliki (kerabat) orang-orang kota dan orang-orang desa." (HR. Nasa'i)


Jadi, Sidang Pembaca sekelian! Jadikanlah jihad perang itu sebagai matlamat jihadmu tertinggi:

Kata Imam Hassan Al-Banna:"Serendah-rendah jihad ialah kamu membenci kemungkaran, pertengahan jihad ialah kamu berdakwah dan setinggi-tinggi jihad ialah kamu berperang"


Jadi, Sidang Pembaca Sekelian! Jadikanlah Mati Syahid sebagai jalan pintas ke syurga:

"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapatkan rezeki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan kepada mereka dan mereka bergembira hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang mereka yang belum menyusul, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati ." (Ali Imran: 169-170)

6 ulasan:

habib( ibnmisr_91) berkata...

Walaupun begitu, tidak dinafikan bahawa jihad melawan hawa nafsu juga adalah suatu yang dituntut oleh syarak. Sebagaimana dalam hadis Nabi SAW: “Orang yang berjihad ialah orang yang melawan nafsunya” HR Tirmizi (no: 1621). Katanya: Hadis Hasan Sahih...

dan itulah JIHAD dalam waqie' kita sekarang di Malaysia... dalam masa yg sama perlu ada keinginan untuk berjihad mengankat senjata dan syahid di jalan Allah...dan sentiasa mengikut perkembangan saudara2 kita yg sedang berjihad mengankat senjata...

Bagus semangat enta... semangat harus disertakan dengan kefahaman2 agar lahirnya amalan2 yg dituntut pada waqie' kita...

al-khattab93 berkata...

Terima kasih, namun saya tidak pernah menyuruh berperang di Malaysia. Ada saya sebut kita hendaklah berperang di Malaysia??? Sudah tentu tidak, bermakna saya tidak menyuruh kepada sesuatu yang salah pada waqie' kita ^_^

Saya ingin bertanya, adakah wajar Palestin kita biarkan berjuang seorang diri membela islam di sana? sementara kita di sini terus hidup senang dan berpoya-poya..?

Beerti kita perlu melakukan sesuatu untuk mendapatkan baitulmaqdis semula.. tapi bagaimanakah caranya wahai saudara?

al-khattab93 berkata...

Jihad nafsu memang penting kerana ia adalah asas kepada semua jihad, ya benar kata saudara.

Tapi, ramai orang yang salah faham terhadap jihad nafsu. mereka faham, selagi mana kita mempunyai nafsu, maka selagi itulah kita belum boleh berperang. sebenarnya, nafsu kita mustahil dapat dibunuh sampai kita mati, jadi bila kita nak berperang? kalau nak tunggu nafsu tiada, maka sampai mati pun kita takkan berperang.. Jika tidak berperang, bagaimana islam nak dibela? nampak tak betapa liciknya orang kafir dalam menyelewengkan kefahaman umat terhadap jihad???

Para sahabat, para mujahid berperang dalam keadaan mempunyai nafsu yang dikawal, bukan dalam keadaan tidak mempunyai nafsu. ^_^ tidak begitu saudara?

al-khattab93 berkata...

Saya yakin kita semua tidak redho Palestin dibiarkan begitu tanpa sebarang tindakan..

tajnur berkata...

Assalamualaikum wbt
Adapun yg saya belajar hadis dho`if yg sdr katakan adalah atsar sahabah setelah kembali dr Perang Tabuk. Adapun kata2 itu hanyalah diterima pakai dlm situasi kemungkaran sudah dibendung dan adanya Daulah Islam. Dalam Surah AlFurqan:52فَلَا تُطِعِ ٱلۡڪَـٰفِرِينَ وَجَـٰهِدۡهُم بِهِۦ جِهَادً۬ا ڪَبِيرً۬ا Oleh itu, janganlah engkau (Wahai Muhammad) menurut kehendak orang-orang kafir, dan berjuanglah dengan hujah-hujah Al-Quran menghadapi mereka dengan perjuangan yang besar dan bersungguh-sungguh Mengikut Tafsir Jalallain perkataan `bihi` dgnnya adalah mengikut zaman, sekiranya tiada daulah, maka tugas kita mentadabbur AlQuran sehinggalah dpt kembali negara Islam. (Surah AnNisa`:82أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلۡقُرۡءَانَ‌ۚ وَلَوۡ كَانَ مِنۡ عِندِ غَيۡرِ ٱللَّهِ لَوَجَدُواْ فِيهِ ٱخۡتِلَـٰفً۬ا ڪَثِيرً۬ا Surah AlQasas:85إِنَّ ٱلَّذِى فَرَضَ عَلَيۡكَ ٱلۡقُرۡءَانَ لَرَآدُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ۬ Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu [melaksanakan hukum-hukum] Al Qur’an, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali". Tetapi sekiranya ada daulah, umat Islam mesti menghadapi dgn kekuatan tentera dan AlQuran. Tetapi dlm keadaan skrg, umat Islam telah byk melawan arus dan berjuang tidak mengikut landasan AlQuran. Kalau mereka membantah, bantahan dgn emosi dan ingin segera mendapat sesuat tidak mengikut ilmu. Cuba amati Surah AlAhqaf:maka bersabarlah engkau sebagaimana sabarnya Rasul-rasul "Ulul Azmi" (yang mempunyai keazaman dan ketabahan hati) dari kalangan Rasul-rasul (yang terdahulu daripadamu); dan janganlah engkau meminta disegerakan azab untuk mereka (yang menentangmu itu). Bukan segera diminta azab, malah ingin mencapai kemenangan dgn mudah tanpa memalui proses2 ujian Allah. Wallahulam

Tanpa Nama berkata...

Kepada Tajnur: Terima kasih kerana memberi komen, tanda perihatin, namun hukum jihad itu WAJIB, FARDHU AIN KEATAS SEMUA UMAT ISLAM! Selagimana Palestin dan negara2 Islam yg lain ditindas, maka selagi itulah KEFADHUAN ini tidak gugur. Maka berdosalah orang2 Islam yg tidak berjihad semuanya.
Kefardhuannya samalah dgn kefardhuan solat dan puasa.

Menurut sejarah Islam, zaman kegemilangan Islam takkan tercetus hanya dengan menggunakan mata pena, tetapi ketahuilah bahawa Islam hanya akan menang dgn jihad qital. Berapa banyak negara2 besar kuffar seperti rom, parsi dan kostantinople tunduk pada Islam adalah kerana Jihad qital, bukannya dgn hanya berdakwah shj, kerana itulah mujahidin tidak henti2nya menyerahkan nyawa mereka untuk menegakkan Islam krn itulah caranya.

Tidak berjihad itu mengundang azab ALLAH! Tidak berjihad ertinya redho Islam ditindas selamanya. Tidak berjihad ertinya iman kita diragui. Tidak berjihad ertinya kita tidak berminat dgn syurga..

Fajar Kebangkitan Islam Sudah Menjelma

Fajar Kebangkitan Islam Sudah Menjelma
"Pergilah kamu beramai-ramai (untuk berperang pada jalan Allah), sama ada dengan keadaan ringan (dan mudah bergerak) ataupun dengan keadaan berat (disebabkan berbagai-bagai tanggungjawab); dan berjihadlah dengan harta benda dan jiwa kamu pada jalan Allah (untuk membela Islam). Yang demikian amatlah baik bagi kamu, jika kamu mengetahui. (At-Taubah 41)

Artikelku Yang Popular