Anda Diseru Menyertai Jihad Qital Demi Mengembalikan Kerajaan Islam Di Dunia Ini

Anda Diseru Menyertai Jihad Qital Demi Mengembalikan Kerajaan Islam Di Dunia Ini

~ Analisis Graf Kebangkitan Islam~

Get your own Poll! "Siapkanlah untuk memerangi mereka (iaitu untuk memerangi kafir harbi) apa saja kekuatan yang kalian mampu dan dari kuda-kuda yang ditambatkan untuk berperang (iaitu persiapan persenjataan yang hebat)(yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah dan musuh kalian serta orang-orang selain mereka yang tidak kalian ketahui sedangkan Allah mengetahuinya" (Surah al-Anfal ayat 60).
Get your own Poll! "Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu (untuk tidak berperang) hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat, dan yang hati mereka (sangat) ragu-ragu. Oleh itu mereka sentiasa bingung teragak-agak dalam keraguannya. Dan kalaulah mereka mahu keluar (untuk turut berperang), tentulah mereka menyediakan persiapan untuknya; tetapi Allah tidak suka pemergian mereka, lalu dilemahkanNya semangat mereka, dan dikatakan (oleh Syaitan): "Tinggalah kamu bersama-sama orang-orang yang tinggal" " (At-Taubah: 45-46)

Jom Dapatkan Perkembangan Blog Ni!

Jumaat, 3 Jun 2011

PANDUAN FIQH JIHAD FII SABILILLAAH (3)

PANDUAN KETIGA

Dengan terbaginya makhluk pada mukmin dan kafir, timbullah permusuhan antara kedua belah pihak.

Allah SWT berfirman:


Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus kepada (kaum) Tsamud saudara mereka Shaleh (yang berseru): “Sembahlah Allah.” Tetapi tiba-tiba mereka (jadi) dua golongan yang bermusuhan.”[1]

Dan Allah berfirman:

Artinya: “Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Robb mereka.”[2]

Dan Allah SWT berfirman:

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang kafir itu musuh yang nyata bagimu.”[3]

Dengan permusuhan ini, Allah menguji masing-masing dari kedua kelompok, sebagaimana firman Allah SWT:

Artinya: “Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebagian kamu dengan sebagian yang lain.”[4]

Allah SWT juga berfirman:

Artinya: “Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar diantara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.”[5]

Ayat-ayat yang menunjukkan terjadinya sunnah berlangsungnya ujian sangatlah banyak, sebagian sudah kami sebutkan sebelum ini. Terdapat nash yang tegas mengenai sunnah ujian ini dalam firman Allah SWT kepada nabi-Nya SAW, (Hadits Qudsi, penerj.):
إِنَّمَا بَعَثْتُكَ ِلأَبْتَلِيَكَ وَأَبْتَلِيَ بِكَ
Artinya: “Sesungguhnya Aku mengutusmu tak lain adalah untuk mengujimu dan menguji manusia denganmu.”[6]

Menerangkan hadits ini, An-Nawawi berkata: “Firman Allah SWT:
إِنَّمَا بَعَثْتُكَ ِلأَبْتَلِيَكَ وَأَبْتَلِيَ بِكَ
“Sesungguhnya Aku mengutusmu tak lain adalah untuk mengujimu dan menguji orang denganmu,”

… maknanya, Aku (Allah) mengujimu (hai Muhammad) sejauh mana engkau laksanakan perintah untuk menyampaikan risalah dan perintah lain yaitu jihad di jalan Allah SWT dengan sebenar-benarnya jihad, sabar karena Allah SWT dan lain sebagainya; dan Aku menguji manusia dimana engkau diutusnya kepadanya, diantara mereka ada yang menampakkan dan memurnikan keimanannya serta ikhlas dalam mentaati Allah SWT, ada juga yang tidak mau dan tetap kufur serta melancarkan permusuhan; ada juga yang munafik; maksud hadits ini adalah bahwa siapapun yang Allah SWT uji pada dasarnya bertujuan agar perkara yang diujikan itu benar-benar terjadi dan dilakukann oleh si hamba, karena Allah SWT nantinya hanya akan menghukum hamba-hamba-Nya sesuai yang mereka lakukan sendiri, bukan berdasarkan apa yang Allah SWT ketahui sebelum terjadi, sebab Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu sebelum sesuatu itu terjadi, ini sebagaimana firman Allah SWT:

Artinya: “Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu;[7] yakni, agar Allah SWT mengetahui bahwa mereka sendiri yang melakukan dan menyandang sifat tersebut.[8]




[1] QS. An-Naml: 45

[2] QS. Al-Hajj: 19


[3] QS. An-Nisaa’: 101


[4] QS. Muhammad: 4


[5] QS. Muhammad: 31


[6] HR. Muslim dari ‘Iyadh bin Himar


[7] QS. Muhammad: 31


[8] Shohih Muslim bi Syarhin Nawawi (XVII/198)

Tiada ulasan:

Fajar Kebangkitan Islam Sudah Menjelma

Fajar Kebangkitan Islam Sudah Menjelma
"Pergilah kamu beramai-ramai (untuk berperang pada jalan Allah), sama ada dengan keadaan ringan (dan mudah bergerak) ataupun dengan keadaan berat (disebabkan berbagai-bagai tanggungjawab); dan berjihadlah dengan harta benda dan jiwa kamu pada jalan Allah (untuk membela Islam). Yang demikian amatlah baik bagi kamu, jika kamu mengetahui. (At-Taubah 41)

Artikelku Yang Popular